Right Content


Rabu, 27 Oktober 2010

Kata Kata Pembangkit Semangat

Sukses adalah sebuah perjalanan, bukan tujuan akhir. (Tidak dikenal)

Bergaullah dengan para pemenang karena pemenang memberi pengaruh baik kepada Anda. Sedangkan pecundang dapat meracuni Anda. (John D. Rockefeller)

Aku tidak pernah mengalami kegagalan. Hanya pengalama berharga. (Thomas Alfa Edison)

Api kesuksesan tidak membara begitu saja. Kita harus menyalakan apinya lebih dulu dalam diri kita (Reggie Leach)

Jika ingin mengenai sasaran, kita harus membidik sedikit di atas sasaran tersebut karena setiap panah yang meluncur akan merasakan gaya tarik bumi (Henry Wadsworth Longfellow)

Jarang sekali ada orang yang tidak pernah berkecil hati. Apakah itu terjadi pada kita atau seseorang yang kita kenal, jawaban atas dilema ini berpusat pada satu kata : ketekunan. (Tidak dikenal)

Usaha yang terus-menerus –bukan kekuatan atau kepintaran- merupakan kunci untuk mengembangkan semua potensi yang kita miliki. (Liane Cordes)

Kita dibentuk oleh sesuatu yang kita lakukan berulang kali. Keunggulan, bukan hasil dari satu tindakan, melainkan dari kebiasaan. (Aristoteles)

Kita tidak bisa sekedar mendambakan diri menjadi seseorang : Kita harus menempa dan mendorong diri kita untuk bisa menjadi seseorang tersebut. (James A. Froude)

Di atas segalanya, mempersiapkan diri adalah kunci utama untuk meraih sukses. (Hendry Ford)

Semangat adalah aset terbesar di seluruh dunia. Ia mengalahkan uang, kekuasaan dan pengaruh. (Henry Chester)

Tuhan memberi makanan kepada seekor burung, tapi Ia tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang. (J. G. Holland)

Kegagalan yang kita alami ibarat bebatuan –mereka bisa menjadi batu loncatan atau batu peremuk. (David Cowan)

Menurut pendapatku, bila kita menginginkan pelangi, kita harus mau mengarungi hujan terlebih dahulu. (Dolly Parton)

Anda akan melewati kegagalan dalam perjalanan menuju kesuksesan (Mickey Rooney)

Kesuksesan yang terbesar adalah keberhasilan menerima diri sendiri (Ben Sweet)

Jalan menuju kearifan? Sebenarnya mudah dan sederhana untuk diungkapkan : Melakukan kesalahan. Dan melakukan kesalahan. Dan melakukan kesalahan lagi. Tapi semakin jarang. Dan semakin jarang. Dan semakin jarang. (Piet Hein)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar