| |
| |
Right Content
Sabtu, 30 April 2011
Video Penampakan Pocong di RS Elizabeth Situbondo
Benarkah Tentara Dajjal Telah Muncul?
Benarkah bala tentara Dajjal telah muncul? Pertanyaan ini mencuat ketika Israel memperkenalkan “Kfir” yang merupakan brigade elit Israeli Defenses Force (IDF).
Brigade ini dibentuk sebagai “900th Brigade” atau Brigade ke-900, yang masuk dalam unit paling elit satuan infanteri IDF di bawah Kementerian Pertahanan Israel.
Brigade Kfir berada di bawah komando Divisi 162 (Utzvat Haplada). Nama asli Brigade tersebut adalah “KFR”, karena sistem huruf Ibrani tidak mengenal huruf hidup.
Pasukan ini juga merupakan kesatuan anti teroris yang paling efektif di negara Israel. Bukan itu saja, perusahaan penerbangan Israel bernama IAI yang bekerja sama dengan agen pemerinta juga telah meluncurkan pesawat tempurnya yang diberi nama Kfir.
Brigade ini dibentuk sebagai “900th Brigade” atau Brigade ke-900, yang masuk dalam unit paling elit satuan infanteri IDF di bawah Kementerian Pertahanan Israel.
Brigade Kfir berada di bawah komando Divisi 162 (Utzvat Haplada). Nama asli Brigade tersebut adalah “KFR”, karena sistem huruf Ibrani tidak mengenal huruf hidup.
Pasukan ini juga merupakan kesatuan anti teroris yang paling efektif di negara Israel. Bukan itu saja, perusahaan penerbangan Israel bernama IAI yang bekerja sama dengan agen pemerinta juga telah meluncurkan pesawat tempurnya yang diberi nama Kfir.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa ciri-ciri fisik Dajal, selain bermata satu, di jidatnya juga ada aksara Arab “Ka Fa Ra” atau Kafir.
Kafir berarti “Tidak mempercayai”. Dajjal dan para pengikutnya memang tidak percaya pada Allah Swt, karena mereka lebih percaya pada Iblis atau Lucifer.
Di hadist lain, Rasul juga mengatakan bahwa Dajjal akan memimpin pasukan yang berjumlah 70,000 pasukan. Dan di hadist lainnya pula disebutkan bahwa Dajjal hanya memiliki satu buah mata. Coba perhatikan gambar di bawah ini :

Jadi benarkah pasukan Dajjal telah muncul? Benarkah kiamat semakin dekat? Hanya Allah yang tahu.
11 Negara Yang Menganut Budaya Sex Bebas
Berikut adalah negara-negara berbudaya seks di dunia berdasarkan survey yang dilakukan oleh Durex. Poin survey berdasar atas budaya, pola hidup dan kegiatan penduduk di negara bersangkutan.
1. Yunani
Semua orang telah mengetahui jika negara ini memiliki tradisi seks dari zaman kuno. Dengan iklim Mediterania dan memiliki banyak pulau dan pantai, menjadikan Yunani nomer 1 Negara paling horny sedunia.
2. Brazil

Merupakan tanah kelahiran dari "thong", masuk akal jika seks adalah sama pentingnya dengan bernapas di negara yang satu ini. Pantainya selalu dipenuhi wanita-wanita cantik disamping Brasil memiliki Karnaval tahunan dan membuat Brasil masuk dalam daftar.
3. Russia

Perang Dingin pada masanya menyembunyikan kehidupan seks penduduk Rusia, dan setelah tumbangnya komunisme maka hal ini terkuak lebar. Libido orang Rusia membuat klub dan bar berkembang sangat pesat di Moskow, dimana hookups merupakan hiburan malam di negara yang ber-horny tinggi ini.
4. China

Semakin berevolusi budaya China, menyebabkan semakin berevolusinya kegiatan seksual di negara ini. Ingin bukti? Hanya dalam tempo 8 tahun, 5000 toko penyedia perlengkapan dan kebutuhan seks telah berdiri dan hanya berdiri di satu kota, yaitu Beijing ditambah China memiliki SEXPO, dimana warga China datang untuk memeriksa perlengkapan seksnya. 70% produk seks dunia adalah buatan China, Untuk hal-hal yang telah disebutkan maka China masuk dalam daftar.
5. Polandia

Budaya seks Polandia cukup konservatif, namun Polandia memiliki festival tahunan dengan nama Eroticon yang menampilkan produk-produk terbaru perlengkapan seks. Skandal politisi Polandia pernah terjadi namun yang jelas poin terbesar Polandia masuk daftar ini adalah dengan dipegangnya "rekor Gangbang dunia" yang diraih oleh 2 orang asal negara ini dan dilakukan di Polandia sendiri.
6. Italia

Orang Italia memiliki pendapat seks harus dilakukan setiap hari. Sebuah polling menemukan bahwa 32% orang Italia dengan usia 60 tahun, melakukan hubungan seks secara teratur. Tidak jelas mengenai range waktunya, namun yang jelas frekwensi aktifitas seks mereka memasukan Italia dalam daftar ini.
7. Malaysia

Menurut survey DUREX, Secara umum budaya seks negara ini konservatif, namun di balik itu banyak kontroversi yang terjadi, salah satu contoh : apakah pendidikan seks harus diadakan di perguruan tinggi atau tidak? Di balik kontroversi tersebut, MENURUT DUREX, ada fakta yang menunjukan jika orang-orang Malaysia memiliki tingkat Horny yang tinggi. Sebagai contoh : Pejabat setingkat Mentri (Menteri Kesehatan) dipaksa mundur karena skandal seksnya pada bulan Januari 2008.
8. Spanyol

Di tanah Zorro ini, seks sudah merupakan budaya dan persepsi. Tradisi seks penduduk spanyol saat ini sering disematkan dalam istilah-istilah modern, seperti yang kita kenal dengan istilah Spanish-Fly dan Viagra, walaupun sebenarnya penduduk Spanyol tidak terlalu menggunakan produk-produk tersebut. Untuk hal ini maka Spanyol masuk dalam daftar.
9. Switzerland

Urutan berikutnya adalah negara Swiss. Walaupun mereka memiliki sikap netral dalam bidang politik, namun untuk urusan seks akan lain cerita. Prostitusi adalah legal di negara ini dengan prestasi : setiap tahun para hidung belang negara ini mengeluarkan 350.000 Frank untuk mendapatkan kepuasan seks. Dengan komitmen ini wajar jika Swiss masuk dalam daftar.
10. Mexico

Meksiko memulai daftar negara paling horny di urutan 10 ini, ABG mereka yang terparah hingga pada Mei 2008 pemerintah Mexico mendistribusikan 700.000 eksemplar buku pembelajaran seks kepada semua siswa-siswi di sekolah. Ironisnya, walaupun umumnya prostitusi ilegal di Meksiko, namun di beberapa kota dianggap legal seperti Tijuna.
1. Yunani
Semua orang telah mengetahui jika negara ini memiliki tradisi seks dari zaman kuno. Dengan iklim Mediterania dan memiliki banyak pulau dan pantai, menjadikan Yunani nomer 1 Negara paling horny sedunia.
2. Brazil

Merupakan tanah kelahiran dari "thong", masuk akal jika seks adalah sama pentingnya dengan bernapas di negara yang satu ini. Pantainya selalu dipenuhi wanita-wanita cantik disamping Brasil memiliki Karnaval tahunan dan membuat Brasil masuk dalam daftar.
3. Russia

Perang Dingin pada masanya menyembunyikan kehidupan seks penduduk Rusia, dan setelah tumbangnya komunisme maka hal ini terkuak lebar. Libido orang Rusia membuat klub dan bar berkembang sangat pesat di Moskow, dimana hookups merupakan hiburan malam di negara yang ber-horny tinggi ini.
4. China

Semakin berevolusi budaya China, menyebabkan semakin berevolusinya kegiatan seksual di negara ini. Ingin bukti? Hanya dalam tempo 8 tahun, 5000 toko penyedia perlengkapan dan kebutuhan seks telah berdiri dan hanya berdiri di satu kota, yaitu Beijing ditambah China memiliki SEXPO, dimana warga China datang untuk memeriksa perlengkapan seksnya. 70% produk seks dunia adalah buatan China, Untuk hal-hal yang telah disebutkan maka China masuk dalam daftar.
5. Polandia

Budaya seks Polandia cukup konservatif, namun Polandia memiliki festival tahunan dengan nama Eroticon yang menampilkan produk-produk terbaru perlengkapan seks. Skandal politisi Polandia pernah terjadi namun yang jelas poin terbesar Polandia masuk daftar ini adalah dengan dipegangnya "rekor Gangbang dunia" yang diraih oleh 2 orang asal negara ini dan dilakukan di Polandia sendiri.
6. Italia

Orang Italia memiliki pendapat seks harus dilakukan setiap hari. Sebuah polling menemukan bahwa 32% orang Italia dengan usia 60 tahun, melakukan hubungan seks secara teratur. Tidak jelas mengenai range waktunya, namun yang jelas frekwensi aktifitas seks mereka memasukan Italia dalam daftar ini.
7. Malaysia

Menurut survey DUREX, Secara umum budaya seks negara ini konservatif, namun di balik itu banyak kontroversi yang terjadi, salah satu contoh : apakah pendidikan seks harus diadakan di perguruan tinggi atau tidak? Di balik kontroversi tersebut, MENURUT DUREX, ada fakta yang menunjukan jika orang-orang Malaysia memiliki tingkat Horny yang tinggi. Sebagai contoh : Pejabat setingkat Mentri (Menteri Kesehatan) dipaksa mundur karena skandal seksnya pada bulan Januari 2008.
8. Spanyol

Di tanah Zorro ini, seks sudah merupakan budaya dan persepsi. Tradisi seks penduduk spanyol saat ini sering disematkan dalam istilah-istilah modern, seperti yang kita kenal dengan istilah Spanish-Fly dan Viagra, walaupun sebenarnya penduduk Spanyol tidak terlalu menggunakan produk-produk tersebut. Untuk hal ini maka Spanyol masuk dalam daftar.
9. Switzerland

Urutan berikutnya adalah negara Swiss. Walaupun mereka memiliki sikap netral dalam bidang politik, namun untuk urusan seks akan lain cerita. Prostitusi adalah legal di negara ini dengan prestasi : setiap tahun para hidung belang negara ini mengeluarkan 350.000 Frank untuk mendapatkan kepuasan seks. Dengan komitmen ini wajar jika Swiss masuk dalam daftar.
10. Mexico

Meksiko memulai daftar negara paling horny di urutan 10 ini, ABG mereka yang terparah hingga pada Mei 2008 pemerintah Mexico mendistribusikan 700.000 eksemplar buku pembelajaran seks kepada semua siswa-siswi di sekolah. Ironisnya, walaupun umumnya prostitusi ilegal di Meksiko, namun di beberapa kota dianggap legal seperti Tijuna.
Mantan-mantan Presiden Indonesia yang tidak Dicatat Sejarah
syarifudin prawiranegara
Dalam sejarahnya, Negara Indonesia pernah mengalami pergantian sistem pemerintahan. Dari kesatuan berubah menjadi serikat dan berubah kembali menjadi kesatuan hingga kini.Demikian juga dengan pemimpinnya atau presidennya. Selama 63 tahun berdiri sebagai Negara, telah terjadi berkali-kali pergantian pemimpin di Indonesia. Mulai dari ir. Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono sekarang.

Sebagai penjabat presiden,umumnya orang Indonesia hanya mengenal Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurahman Wahid, Megawati Soekarno Putrie dan Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal masih ada dua lagi presiden Indonesia dan jarang sekali disebut. Yakni Syafrudin Prawiranegara dan Mr. Asaat.
Dua orang ini pernah menjabat sementara ketika eranya Soekarno. Syafrudin Prawiranegara menjabat Presiden/ketua PDRI (Pemerintahan DaruratRepublik Indonesia) ketikaSoekarno dan M. Hatta ditawan Belanda dan ketika ibukota Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda. Agar pemerintahan tetap eksis dan berjalan, akhirnya dibentuklah PDRI dengan Syafrudin Prawiranegara sebagai penjabat presiden.Syafrudin menjabat Presiden Indonesia Darurat sejak 19 Desember 1948

Mr. Syafruddin Prawiranegara, atau juga ditulis Sjafruddin Prawiranegara (lahir di Serang, Banten, 28 Februari 1911 – meninggal di Jakarta, 15 Februari 1989 pada umur 77 tahun) adalah pejuang pada masa kemerdekaan Republik Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Presiden/Ketua PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) ketika pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda saat Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948.
Mr.assaat
Siapa Mr. Assaat ?
Lahir di sebuah kampung bernama Kubang Putih Banuhampu, pada tanggal 18 September 1904. Memasuki sekolah agama "Adabiah" dan MULO Padang, selanjutnya ke STOVIA Jakarta. Karena jiwanya tidak terpanggil menjadi seorang dokter, ditinggalkannya STOVIA dan melanjutkan ke AMS (SMU sekarang). Dari AMS Assaat melajutkan studinya ke Rechts Hoge School (Sekolah Hakim Tinggi) juga di Jakarta.
Ketika menjadi studen RHS inilah, beliau memulai berkecimpung dalam gerakan kebangsaan, ialah gerakan pemuda dan politik. Masa saat itu Assaat giat dalam organisasi pemuda "Jong Sumatranen Bond". Karir politiknya makin menanjak lalu berhasil menduduki kursi anggota Pengurus Besar dari "Perhimpunan Pemuda Indonesia". Ketika Perhimpunan Pemuda Indonesia mempersatukan diri dalam "Indonesia Muda", ia terpilih mejadi Bendahara Komisaris Besar " Indonesia Muda".
Dalam kedudukannya menjadi studen (mahasiswa), Assaat memasuki pula gerakan politik "Partai Indonesia" disingkat Partindo. Dalam partai ini, Assaat bergabung dengan pemimpin Partindo seperti : Adnan Kapau Gani, Adam Malik, Amir Syarifuddin dan lain-lainnya.
Kegiatannya di bidang politik pergerakan kebangsaan, akhirnya tercium oleh profesornya dan pihak Belanda, sehingga dia tidak diluluskan walaupun setelah beberapa kali mengikuti ujian akhir. Tersinggung atas perlakuan demikian, gelora pemudanya makin bergejolak, dia putuskan meninggalkan Indonesia pergi ke negeri Belanda. Di Nederland dia memperoleh gelar "Meester in de rechten" (Sarjana Hukum).
Sekitar tahun 1946-1949, di Jalan Malioboro Yogyakarta sering terlihat seorang berbadan kurus semampai berpakaian sederhana sesuai dengan irama revolusi.
Terkadang ia berjalan kaki, kalau tidak bersepeda menelusuri Malioboro menuju ke kantor KNIP tempatnya bertugas. Orang ini tidak lain adalah Mr. Assaat, yang selalu menunjukkan sikap sederhana berwajah cerah dibalik kulitnya kehitam-hitaman. Walaupun usianya saat itu baru 40 tahun, terlihat rambutnya mulai memutih. Kepalanya tidak pernah lepas dari peci beludru hitam.
Mungkin generasi sekarang yang berumur 30 sampai 35 tahun, kurang atau sedikit sekali mengenal perjuangan Mr. Assaat sebagai salah seorang patriot demokrat yang tidak kecil andilnya bagi menegakkan serta mempertahankan Republik Indonesia.
Assaat adalah seorang yang setia memikul tanggung jawab, baik selama revolusi berlangsung hingga pada tahap akhir penyelesaian revolusi. Pada masa-masa kritis itu, Assaat tetap memperlihatkan dedikasi yang luar biasa.
Ia tetap berdiri pada posnya di KNIP, tanpa mengenal pamrih dan patah semangat. Sejak ia terpilih menjadi ketua KNIP, jabatan ini tidak pernah terlepas dari tangannya. Sampai kepadanya diserahkan tugas sebagai Acting (Pejabat) Presiden RI di kota perjuangan di Yogyakarta.
Sebagai ilustrasi dapat dikemukakan, Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dan Badan Pekerjanya selama revolusi sedang berkobar telah dua kali mengadakah hijrah.
Pertama di Jakarta, dengan tempat bersidang di bekas Gedung Komidi di Pasat baru dan di gedung Palang Merah Indonesia di Kramat. Karena perjuangan bertambah hangat, demi kelanjutan Revolusi Indonesia, sekitar tahun 1945 dipindahkan ke Yogyakarta.
Kemudian pada tahun itu juga KNIP dan Badan Pekerja, pindah ke Purwokerto, Jawa Tengah. Ketika situasi Purwokerto dianggap "kurang aman" untuk kedua kalinya KNIP hijrah ke Yogyakarta. Pada saat inilah Mr. Assaat sebagai anggota sekretariatnya. Tidak lama berselang dia ditunjuk menjadi ketua KNIP beserta Badan Pekerjanya
Dalam sejarahnya, Negara Indonesia pernah mengalami pergantian sistem pemerintahan. Dari kesatuan berubah menjadi serikat dan berubah kembali menjadi kesatuan hingga kini.Demikian juga dengan pemimpinnya atau presidennya. Selama 63 tahun berdiri sebagai Negara, telah terjadi berkali-kali pergantian pemimpin di Indonesia. Mulai dari ir. Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono sekarang.

Sebagai penjabat presiden,umumnya orang Indonesia hanya mengenal Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurahman Wahid, Megawati Soekarno Putrie dan Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal masih ada dua lagi presiden Indonesia dan jarang sekali disebut. Yakni Syafrudin Prawiranegara dan Mr. Asaat.
Dua orang ini pernah menjabat sementara ketika eranya Soekarno. Syafrudin Prawiranegara menjabat Presiden/ketua PDRI (Pemerintahan DaruratRepublik Indonesia) ketikaSoekarno dan M. Hatta ditawan Belanda dan ketika ibukota Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda. Agar pemerintahan tetap eksis dan berjalan, akhirnya dibentuklah PDRI dengan Syafrudin Prawiranegara sebagai penjabat presiden.Syafrudin menjabat Presiden Indonesia Darurat sejak 19 Desember 1948

Mr. Syafruddin Prawiranegara, atau juga ditulis Sjafruddin Prawiranegara (lahir di Serang, Banten, 28 Februari 1911 – meninggal di Jakarta, 15 Februari 1989 pada umur 77 tahun) adalah pejuang pada masa kemerdekaan Republik Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Presiden/Ketua PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) ketika pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda saat Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948.
Mr.assaat
Siapa Mr. Assaat ?
Lahir di sebuah kampung bernama Kubang Putih Banuhampu, pada tanggal 18 September 1904. Memasuki sekolah agama "Adabiah" dan MULO Padang, selanjutnya ke STOVIA Jakarta. Karena jiwanya tidak terpanggil menjadi seorang dokter, ditinggalkannya STOVIA dan melanjutkan ke AMS (SMU sekarang). Dari AMS Assaat melajutkan studinya ke Rechts Hoge School (Sekolah Hakim Tinggi) juga di Jakarta.
Ketika menjadi studen RHS inilah, beliau memulai berkecimpung dalam gerakan kebangsaan, ialah gerakan pemuda dan politik. Masa saat itu Assaat giat dalam organisasi pemuda "Jong Sumatranen Bond". Karir politiknya makin menanjak lalu berhasil menduduki kursi anggota Pengurus Besar dari "Perhimpunan Pemuda Indonesia". Ketika Perhimpunan Pemuda Indonesia mempersatukan diri dalam "Indonesia Muda", ia terpilih mejadi Bendahara Komisaris Besar " Indonesia Muda".
Dalam kedudukannya menjadi studen (mahasiswa), Assaat memasuki pula gerakan politik "Partai Indonesia" disingkat Partindo. Dalam partai ini, Assaat bergabung dengan pemimpin Partindo seperti : Adnan Kapau Gani, Adam Malik, Amir Syarifuddin dan lain-lainnya.
Kegiatannya di bidang politik pergerakan kebangsaan, akhirnya tercium oleh profesornya dan pihak Belanda, sehingga dia tidak diluluskan walaupun setelah beberapa kali mengikuti ujian akhir. Tersinggung atas perlakuan demikian, gelora pemudanya makin bergejolak, dia putuskan meninggalkan Indonesia pergi ke negeri Belanda. Di Nederland dia memperoleh gelar "Meester in de rechten" (Sarjana Hukum).
Sekitar tahun 1946-1949, di Jalan Malioboro Yogyakarta sering terlihat seorang berbadan kurus semampai berpakaian sederhana sesuai dengan irama revolusi.
Terkadang ia berjalan kaki, kalau tidak bersepeda menelusuri Malioboro menuju ke kantor KNIP tempatnya bertugas. Orang ini tidak lain adalah Mr. Assaat, yang selalu menunjukkan sikap sederhana berwajah cerah dibalik kulitnya kehitam-hitaman. Walaupun usianya saat itu baru 40 tahun, terlihat rambutnya mulai memutih. Kepalanya tidak pernah lepas dari peci beludru hitam.
Mungkin generasi sekarang yang berumur 30 sampai 35 tahun, kurang atau sedikit sekali mengenal perjuangan Mr. Assaat sebagai salah seorang patriot demokrat yang tidak kecil andilnya bagi menegakkan serta mempertahankan Republik Indonesia.
Assaat adalah seorang yang setia memikul tanggung jawab, baik selama revolusi berlangsung hingga pada tahap akhir penyelesaian revolusi. Pada masa-masa kritis itu, Assaat tetap memperlihatkan dedikasi yang luar biasa.
Ia tetap berdiri pada posnya di KNIP, tanpa mengenal pamrih dan patah semangat. Sejak ia terpilih menjadi ketua KNIP, jabatan ini tidak pernah terlepas dari tangannya. Sampai kepadanya diserahkan tugas sebagai Acting (Pejabat) Presiden RI di kota perjuangan di Yogyakarta.
Sebagai ilustrasi dapat dikemukakan, Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dan Badan Pekerjanya selama revolusi sedang berkobar telah dua kali mengadakah hijrah.
Pertama di Jakarta, dengan tempat bersidang di bekas Gedung Komidi di Pasat baru dan di gedung Palang Merah Indonesia di Kramat. Karena perjuangan bertambah hangat, demi kelanjutan Revolusi Indonesia, sekitar tahun 1945 dipindahkan ke Yogyakarta.
Kemudian pada tahun itu juga KNIP dan Badan Pekerja, pindah ke Purwokerto, Jawa Tengah. Ketika situasi Purwokerto dianggap "kurang aman" untuk kedua kalinya KNIP hijrah ke Yogyakarta. Pada saat inilah Mr. Assaat sebagai anggota sekretariatnya. Tidak lama berselang dia ditunjuk menjadi ketua KNIP beserta Badan Pekerjanya
Langganan:
Postingan (Atom)












